20110626

Ternyata IPK Saja Tidak Cukup!!!

Dulu sebelum kuliah, sodara-sodara yang sudah kuliah sering bilang tentang IP... IPK... terus kalau mereka ngomong 3,xx aq langsung mikir, "Nilai kok jelek amat? Aku aja di sekolah nilai minimal 7" Hahahahaaa bodohnya ternyata IP dan IPK itu maksimal 4.

Setelah kuliah di semester awal terutama pas OPK udah denger isu-isu terkait IP dan IPK yang dikorelasikan dengan DO alias Drop Out. Sosialisasi pun dilakukan oleh pihak fakultas dan pemahamanku tentang IP dan IPK menjadi bertambah alias nggak bloon seperti dulu. Oke kalian akan di drop out kalau IPK dibawah 2,00 di sem 2, 4, dan 8 begitulah kalau tidak salah. Hmmm cukup menakutkan. Tapi ada kakak kelas yang bilang, "halah segitu mah gampang. Lulus mata kuliah itu gampang tapi nilai A itu yang susah."

Oke sekarang perhatianku beralih ke nilai "A" yang syaratnya adalah angka 85. Aku mulai menuliskan satu per satu target nilai, bahkan banyak yang ternyata sesuai tebakan di akhir nilainya. Di semester 1 ada 2 mata kuliah yang jelas2 nggak bisa, berani sumpah (jujur) setiap mau UTS dan UAS matkul S***** dan M**** itu pasti nangis dulu bahkan jatuh dari tangga di pagi hari sebelum ujian m**** pernah aku alami. Hahahahhaaa... lebay memang saking takutnya nggak bisa tidur, nangis, dan pagi harinya pusing. 2 Matkul ini aku targetkan nilai serendah-rendahnya, tapi Alhamdulillah dosennya baik dan hasil menangis semalaman keluar (wkwkwkwkkk).


Akhirnya aku sendiri menyadari kalau nilai "A" itu memang sulit, tapi sayangnya baru menyadari setelah nilai ujian semester 1 keluar dari SIAK NG dan berwarna-warni :P :P :P

Untuk semester selanjutnya : Semester 2,,, lebih berwarna-warni lagi dan kena omelan ibu tercinta hahahhaa (piss makQ). Akhirnya kejar setoran di semester selanjutnya. Tapi... Tapi... lama-lama kok merasa kehilangan sesuatu. Iya ya,,, sadar lagi : IPK aja nggak cukup!!! IPK doang nggak bisa bikin semangat... Hummm lalu apa ya?

IPK 4 so what? bedanya apa dengan IPK 2? Yaaa bedalah hahhahaha beda 2,00 berarti. Eitsss nggak bahas tentang IPK lagi ding.

Baru sadar (TELAT!!!) banyak teman2 yang berprestasi di luar sana di bidangnya masing-masing. Hhhhh jadi teringat masa-masa SMA yang sering nggak masuk kelas dan lebih suka berkelana dari satu tempat ke tempat lain. Ya, aku merindukannya...

Okeee sepertinya harus membuat strategi baru,,, kesampingkan kuliah dulu, cari kesibukan lain. What is my passion? Ya... harus mencarinya lagi seperti di SMA dulu. Bukan untuk mendapat penghargaan atau uang (kalo dapat ya Alhamdulillah) Aku suka menulis dan aku akan menulis LAGI!!!

Mulai membuat keputusan tidak SP setelah semester 4 ini. Ya sudah membuat keputusan. Lalu mau apa? Magang yaaa cari pengalaman diluar... Oke ada lagi yang harus dikesampingkan saat itu tidak persiapan untuk UAS (Alhamdulillah tidak kacau, Allah kembali mengulurkan tangan-Nya untuk membantuku) karena sibuk dengan 4 paper SRD. Sip!!! Sebuah keputusan besar yang riskan : Riskan IPK melorot ahhahahhahahaaa

Akhirnya dapat tempat magang di PT Asuransi Jiwasraya, belajar belajar belajar hal baru, kehidupan baru di Surabaya. Hummm next SIAK NG mengeluarkan hasil kerja keras di semester ini,,, Alhamdulillah sesuai rencana. Lalu, ya SRD Alhamdulillah mendapat hasilnya meskipun tidak semua berjalan maksimal. Paling tidak tahapan ini memberikan pelajaran berharga untuk berani mengambil keputusan karena IPK saja tidak cukup.

Aku pun mencari pelatihan yang bisa mengembangkan diri, Alhamdulillah masuk PPB#5... and what is the next? I don't know but I will working hard for get what I want. Ternyata IPK saja tidak cukup untuk memuaskan diri, IPK juga tidak cukup untuk memberikan pelajaran berarti dalam hidup, IPK memang penting tapi IPK saja tidak cukup!!!

Berusaha, bekerja keras, dan terus berdoa :D

Bismillah... aku hanya orang dalam tahap pencarian jati diri... Sedang mencari hal2 yang bisa membuat bahagia yang tidak hanya sekedar IPK saja.

Surabaya, 28 Juni 2011
13.08

2 comments:

Erik Budi Santiko said...

Eamng benar koq tidak cukup hanya dengan IPK.. Kata Bang Fadjroel Rachman, lulus IPK jelek punya jaringan mudah cari kerja, lulus IPk baik TANPA punya jaringan kesulitan cari kerja.. Tapi, menrutku kalo bisa berimbang lah..

*padahal aq belum bisa imbang berani2nya kasih saran.

My Life, My Dream, My Creativity said...

hehehhee @erik... sampai ketemu di PPB5 yaaa. Iya nih memang harus berimbang semuanya, memang susah tapi bukan sesuatu yang mustahil asal mau berusaha... Pray to God, it works...